AWAL SEBUAH KEBERHASILAN
Di suatu wilayah
yang terpencil terdapat satu desa tempat tinggal suku yang hampir tidak pernah
tersentuh dengan kehidupan dari luar. Para penduduk desa tersebut masih
menggunakan tradisi – tradisi kuno dalam menjalankan kegiatan sehari hari
mereka. Desa ini tidak mengenal istilah uang dan para penduduknya pun tak
pernah mendapat pendidikan.
Semuanya berubah ketika Thamrin, seorang guru muda yang baru saja
menyelesaikan kuliahnya melamar ke beberapa sekolah yang ada di kota. Namun tak
satu sekolah pun yang menerimanya, hingga akhirnya ia mendengar kabar suku yang
belum pernah mendapat pendidikan itu. Dengan bermodalkan tekad dan sedikit
uang, Ia memutuskan untuk berangkat ke desa tempat suku tersebut tinggal.
Dengan penuh perjuangan, akhirnya thamrin sampai di desa tempat suku itu
menetap. Namun betapa terkejutnya ia kalau ternyata uang yang ia bawa tidak
berguna sama sekali. Beruntung penduduk
desa itu cukup baik dan mau memberi Thamrin tempat tinggal. Tepat di
samping desa itu terdapat sebuah danau yang sangat indah dan airnya sangat jernih hingga ikan yang
berenang di dalam dapat terlihat dari permukaan. Di tempat ia tinggal, Thamrin
mulai mengajar anak – anak para penduduk desa tersebut.
Thamrin mulai menyadari bahwa anak – anak di desa tersebut mempunyai
kercerdasan dan potensi yang luar biasa, sehingga ia semakin bersemangat dalam
mengajar. Dengan kemampuan yang Thamrin miliki beserta dedikasi yang tinggi, ia
memutuskan untuk menetap di desa itu.
Beberapa tahun kemudian anak anak di desa itu sudah bisa membaca dan
menulis, bahkan menguasai ilmu – ilmu yang diajarkan oleh thamrin. Hingga
Thamrin memutuskan mengikutkan beberapa anak untuk mengikuti lomba cerdas
cermat yang di selenggarakan oleh pemerintah sekaligus menunjukkan potensi yang
ada di desa itu, baik keindahan alam maupun potensi manusianya.
Singkat cerita, anak – anak yang diikutsertakan dalam lomba berhasil
mendapat juara ketiga tingkat nasional. Tentu hal ini membuat pemerintah
tercengang atas apa yang mereka lihat. Anak – anak dari desa yang tidak
pernah diperhatikan berhasil membuktikan
bahwa mereka mampu sejajar dengan anak – anak dari kota yang mempunyai
kehidupan yang jauh lebih makmur.
Beberapa bulan setelah itu, pemerintah memutuskan membuat jalan
penghubung antara desa itu dengan kota terdekat. Sekolah resmi pun dibangun
oleh pemerintah di desa tersebut. Beberapa tahun kemudian danau di pinggir desa
itu sudah menjadi obyek pariwisata yang terkenal hingga ke luar negeri. Turis
luar yang berkunjung ke danau itu bisa menyewa tour guide yang tentunya warga
asli desa itu.
Tetapi semua itu tidak akan pernah bisa terjadi jika tidak ada seseorang
seperti Thamrin yang mau memulai sesuatu yang berguna bagi banyak orang meski
tidak tahu resiko yang akan dihadapi.
sumber : http://resiajimada.blogspot.com/
kereeeen :)
BalasHapuskerennnn....
BalasHapus